Jasa Pemasangan Atap Sirap Profesional

By | June 9, 2018
4.8/5 (10)

Memasang Atap Sirap mempunyai tantangan tersendiri dibanding jenis penutup atap yang lain. Hal ini dikarenakan Sirap termasuk jenis penutup atap yang unik dan langka dikarenakan terbuat dari kayu. Banyak oaring beranggapan apakah aman menggunakan atap sirap ? apakah tidak bocor ? apakah bisa tahan lama ? dan sekian banyak pertanyaan lainnya yang sering diajukan calon klien.

Di Indonesia sendiri banyak bangunan yang menggunakan Sirap sebagai penutup atapnya diantaranya : Gedung Sate bandung, Universitas tarumanegara Tasikmalaya, Pasar gede Surakarta, Keraton Surakarta, Universitas batik Pekalongan, Wisma Pemkab kediri, Zoom 8 Studio Bogor, Kura – kura Resort karimunjawa, Rumah adat di TMII Jakarta, dan masih banyak lagi bahkan rumah pribadi para pejabat negara seperti rumah Ibu Prof. Dr. Wiendu nuryanti, P.Hd mantan wakil Menteri Pendidikan dan kebudayaan era SBY.

Kunci sukses utama pemasangan atap sirap adalah Anti Bocor. Bagaimanapun, kayu mempunyai sifat memuai dan menyusut, sehingga membutuhkan ketelitian dan kerapian pada saat melakukan pemasangan. Hanya tenaga yang sudah ahli dan berpengalaman menangani pemasangan saja yang mempunyai banyak strategi dan antisipasi dalam pemasangan sirap.

Model dan cara dalam memasang sirap ulin

  1. Model Ekspose

Model ekspose adalah pemasangan sirap pada bangunan yang tidak menggunakan plafond di bawah atapnya, sehingga seluruh konstruksi rangka sirap kelihatan dari bawah. Pada jenis pemsangan ekspose tentu membutuhkan kerapian dan presisi ukuran sirap agar tidak terlihat saling menonjol pada bagian ujung yang harusnya tertutup reng sebagai penyangganya.

Model ekspose juga mensyaratkan kerapian jarak reng yang dipasang, hal ini karena harus disesuaikan dengan Panjang material sirap tersebut.

  1. Model Non Ekspose

Pemasangan jenis ini relative lebih mudah disbanding sirap ekspose. Karena seluruh konstruksi sirap tidak akan kelihatan dari bagian bawah bangunan karena terdapat plafond yang menghalangi. Meskipun begitu, kedua model ini harus tetap pada kunci utama yaitu ; Bebas dari Bocor.

 

Adapun tahapan pemasangan adalah sebagai berikut :

  1. Pisahkan sirap yang bagus dan yang tidak bagus. Hal ini akan mempermudah anda memperlakukan material sirap tersebut. Apakah sirap yang kurang bagus tidak bisa dipasang ? Bisa, tidak ada material yang tidak bisa dipasang, hanya saja peletakan / posisinya berbeda. Memasang sirap pasti membutuhkan potongan potongan terutama pada bagian yang dekat dengan bubungan atau kerpus.
  2. Pasang sirap dari bagian bawah terlebih dahulu sebagaimana memasang genteng genteng yang lain.
  3. Atur Jarak pemasangan jangan sampai terlalu Panjang. Standar jarak pemasangan sirap adalah 15 s.d. 17 cm
  4. Kaitkan sirap pada reng atau multiplek sebagai papan rangkanya menggunakan nailer Gun / Pistol Paku yang banyak dijual di toko – toko Teknik. Paku yang direkomendasikan adalah paku dengan ukuran 2,5 cm.
  5. Untuk pemasangan 3 lapis, maka akan menghabiskan 1 ikat sirap ulin per M2. Adapun pemasangan 4 lapis akan menghabiskan rata – rata 2 ikat per M2.

 

Masih banyak Teknik pemasangan sirap yang selama ini tidak pernah terteorikan oleh ilmu pengetahuan konstruksi secara umum. Karena Teknik tersebut kami dapatkan dari pengalaman bertahun tahun sebagai kontraktor pemasangan sirap terbaik di Indonesia.

 

Harga Pemasangan

Zona 1 – Jawa & Bali

  • Sistem 3 lapis = Rp 120.000,- / per m2
  • Sistem 4 lapis = Rp 150.000,- / per m2

Zona 2 – Luar jawa & bali

  • Nego berdasarkan lokasi pemasangan.

 

Konsultasi pemasangan?

  • 081392405723
  • (024)76435025

 

Berikan ratings ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *